Melanjutkan misi dari Galeri Karya Arga —sebagai dokumentasi dan apresiasi atas proses kreatif Arga— kali ini kita akan melihat perjalanan imajinasinya yang semakin berkembang. Sebelumnya boleh dilihat-lihat lagi karyanya di Gallery Part 1..
Kalo di Gallery Part 1 semua koleksinya adalah mobil, karya-karya Arga di Part 2 ini mulai terasa berbeda. Masih banyak kendaraan—karena itu memang dunianya—tapi imajinasinya mulai melebar. Bentuknya mulai riil, ceritanya lebih jelas, dan alhamdulilah udah bisa gambar objek selain mobil.
Arga terlihat mulai menuangkan cerita pada beberapa gambarnya. Arga juga mulai eksplorasi bentuk gambar pola dan dia terlihat sangat enjoy bermain warna. Setiap gambar bercerita tentang dunia yang hanya bisa ditembus oleh imajinasi seorang anak.
Semoga Gallery Arga Part 2 ini bisa menginspirasi kita semua untuk melihat dunia dengan mata penuh rasa ingin tahu dan kebebasan berkreasi, sama seperti Arga.
Gambar Kendaraan
Mobil, truk, dan kendaraan versinya Arga. Bukan sekedar bentuk, tapi lengkap dengan detail, fungsi, dan cerita. Setiap garis punya maksudnya sendiri.







Gambar Repetition dan Permainan Warna
Kadang aku liat Arga sekedar corat-coret nggak jelas, tapi begitu udah jadi ”wow” juga. Mungkin dia lagi eksplor pola berulang, kebetulan di sekolahnya memang baru diajarin macam-macam garis. Dan selalu, pilihan warnanya nggak pernah gagal.


Gambar Bangunan, Hewan, dan Objek Lainnya
Semakin ke sini dunianya Arga nggak cuma kendaraan aja. Dia mulai bisa menggambar apapun yang dilihatnya entah dari buku, film atau sesuatu yang menarik yang baru dia temui di jalan.




LEGO Rakitan
Seiring waktu, ide-ide Arga nggak cuma berhenti di kertas. Mobil-mobil yang dulu digambar, kini mulai dibangun sendiri dalam bentuk lego, lengkap dengan detail dan ceritanya masing-masing.


Melihat karya-karyanya disusun seperti ini,
berasa sekali perkembangannya—padahal belum sampai setahun. Kemampuan Arga dalam mengekspresikan ide dan detailnya sudah terlihat begitu menakjubkan.
Bukan soal hasil akhirnya,
tapi tentang bagaimana imajinasinya tumbuh,
pelan-pelan, dengan caranya sendiri ✨































